Defensive Rebound dalam Basket - Teknik Dasar Bola Basket

Defensive Rebound adalah upaya menangkap bola pantul yang  berasal dari shooting yang gagal dilakukan oleh pemain lawan ke ring basket area pertahanan. Rebound yang satu ini sangat penting untuk selalu dimenangkan karena akan mempengaruhi hasil akhir dari pertandingan yang digelar.

Defensive Rebound
Robert Covington melakukan Defensive Rebound, source: NBA.com
Berbeda dengan Offensive Rebound yang mencuri bola dari area lawan, Defensive Rebound menjadi bagian yang wajib untuk dimenangkan karena jika lengah sedikit saja lawan akan mendapatkan second chance yang memberi keuntungan poin tambahan untuk tim lawan.

Defensive Rebound menjadi teknik dasar yang setiap pemain harus menguasainya demi membantu pertahanan yang kokoh dan sulit ditembus. Biasanya gerakan teknis yang harus dikuasai adalah Box Out, baik secara tim maupun perseorangan. Dalam formasi Zone Defense atau Man To Man Defense tiap pemain harus mampu menjaga pemain lainnya, terutama saat terjadi pantulan yang mengarah ke tiang dekat atau tiang jauh.

Bahaya Kalah Duel Rebound


  • Second Chance, upaya bertahan sudah dilakukan sejak pemain menguasai possession, ketika pemain menembak bola dan miss itu artinya pola defense yang dilakukan sudah baik. Maka jangan sia-siakan effort mereka dengan memberikan second chance untuk menambah angka
  • Potensi Foul, saat mendapati pemain bertahan kalah dalam duel rebound, sang pemain defense biasanya memilih untuk melakukan fouling untuk meminimalisir poin yang didapat. Namun kalah dalam rebound seharusnya tak terjadi, dan foul tidak akan terjadi.
  • Clutch Moment, saat kedudukan seimbang di detik-detik terakhir, salah mengantisipasi rebound dapat berakibat fatal yang berujung pada kalahnya tim dalam pertandingan tersebut

Cara Melakukan Defensive Rebound


  • Posisi dan Role, tiap pemain memiliki tugas dan posisi yang berbeda-beda, umumnya yang menjaga area tengah adalah PF dan Center sedangkan area parimeter dan luar dijaga oleh guard dan wing. Saat terjadi rebound, semua pemain melihat posisi lawan dan arah pantulan bola sebelum melakukan antisipasi.
  • Box Out, adalah menu wajib yang harus dilakukan seluruh pemain sebelum mengambil rebound. Entah siapapun yang pada akhirnya mendapatkannya, penting untuk pemain lawan dijauhkan dari bola pantulan tersebut
  • Jumping, lompatlah lebih dulu agar kesempatan mendapatkan rebound semakin besar. Malas untuk melompat dapat berakibat fatal dalam upaya memenangkan duel rebound ini.

Sebagai salah satu kunci kemenangan, defensive rebound memberi garansi akan pertahanan yang kokoh tanpa second chance. Tiap tim yang memiliki persentase defensive rebound lebih tinggi biasanya lebih mudah untuk memenangkan pertandingan. Karena part selanjutnya menjadi urusan pemain bertipe offensive.