Formasi dan Strategi Zone Defense dalam Basket

Dalam membentuk sebuah tim basket yang kuat untuk menjuarai suatu kompetisi, memiliki pemain-pemain bintang dengan kemampuan offensive terbaik saja tidak cukup. Tim juga harus memiliki strategi defense yang baik untuk tetap menjaga keunggulan melawan tim apapun. Selain Man to Man Defense, di basketball juga dikenal Zone Defense yang merupakan salah satu strategi paling banyak digunakan di seluruh kompetisi basket di dunia.

Apa itu Zone Defense?

Zone Defense adalah strategi bertahan dalam basket dengan menggunakan variasi pola tertentu yang disesuaikan dengan kelebihan dan kekurangan tim lawan. Bisa dikatakan dalam zone defense ini setiap pemain memiliki tugas untuk menjaga areanya masing-masing. Seperti point guard dan shooting guard menjaga area luar, Small Forward dan Power Forward menjaga area wing dan Center menjaga paint area.

Zone Defense telah berevolusi menjadi beberapa tipe. Biasanya strategi ini digunakan untuk memaksimalkan possesion saat defense sehingga dapat melimitasi lawan mendapatkan angka. Dengan kekompakan yang baik, strategi ini dapat mematikan setiap serangan lawan tanpa melakukan fouling.

Zone Defense 2-3

Zone Defense 2-3
Zone Defense 2-3, source: unhoop
Strategi tipe ini sangat umum digunakan dalam kompetisi basket di amerika serikat, tujuan utamanya yakni untuk meredam agresivitas forward lawan seperti Center dan PF yang sering memaksa masuk ke paint area untuk mendapatkan point atau drawing foul. Dengan menggunakan strategi ini, defender dapat melimitasi pergerakan lawan serta menutup arah pasing yang masuk ke area center.

Namun strategi ini tetap memiliki kekurangan, yakni terjadinya mismatch antar defender. Serta banyaknya wide open look di wing area yang bisa dimanfaatkan oleh shooter lawan dalam menambah angka. Strategi ini sangat efektif digunakan untuk lawan yang tak memiliki 3pt shooter bagus dan mengandalkan permainan post-up.

Zone Defense 3-2

Zone Defense 3-2
Zone Defense 3-2
Strategi defense ini memiliki formasi yang terbalik dari zone defense 2-3. Strategi ini digunakan untuk menutup wing area sekaligus mengurangi agresivitas inside forward. Dalam hal ini 3 pemain yang berada di sisi luar yakni PG, SG, dan SF bertugas untuk membentuk trap yang memaksa pemain lawan yang memegang bola melakukan umpan ataupun shooting.

Ketika bola ditembakan pun jika akurasinya kurang bagus maka akan menghasilkan rebound yang sudah bisa diantisipasi oleh Center & PF yang terlebih dahulu melakukan box out. Tipe defense ini sangat cocok untuk meredam lawan yang memiliki backcourt dengan kemampuan shooting yang bagus serta mencegah second chance karena rebound. Namun kekurangannya adalah spot kosong di corner spot yang tak bisa diantisipasi oleh PF dan SF yang terlalu jauh membentuk formasi ini. Jikapun ingin melakukan trap corner wing, maka corner satunya akan terbuka kosong.

Zone Defense 1-2-2

Zone Defense 1-2-2
Zone Defense 1-2-2
Strategi defense ini merupakan salah satu variasi dari zone defense 3-2. Perbedaannya, pemain di posisi 1 atau point guard memiliki area yang lebih tinggi dan aktif untuk melakukan pressing terhadap ball handler lawan. 2 pemain dibelakangnya akan mengikuti pola yang terbentuk. Umumnya formasi ini akan sangat berguna untuk tim yang suka bermain cepat dan melakukan fastbreak. Pemain berposisi 2 dan 3 dapat kapan saja menjadi senjata mematikan dalam melakukan serangan balik.

Kekurangan dari pola defense ini adalah ketika tim lawan memutuskan untuk switch bermain melebar, maka akan banyak spot kosong atau ruang tembak yang bisa dimanfaatkan. Pola defense ini juga bisa rusak oleh permainan pick and roll maupun isolation player.

Zone Defense 1-3-1

Zone Defense 1-3-1
Zone Defense 1-3-1
Pola defense ini memanfaatkan luas area untuk melakukan cover terhadap setiap posisi pemain basket di lapangan. Karena semua area terisi, maka lawan akan kebingungan dalam melakukan penetrasi ataupun umpan-umpan pendek. Formasi ini melimitasi tim yang memiliki shooter bagus seperti wing dan corner area, serta sangat efektif untuk tim yang memiliki offense cepat. Biasanya sering disebut sebagai high-ball pressing dan sering digunakan dalam momen-momen clutch yang membutuhkan point berharga tinggi.

Kekurangan dari zone defense ini adalah post area yang akan sangat mudah ditaklukan oleh pemain lawan. Serta sulit untuk melakukan rebound dengan baik karena jarak antar pemain yang berjauhan sehingga sulit untuk melakukan box out.

Itulah 4 strategi bertahan dalam permainan bola basket. Setiap tim dapat menampilkan strateginya yang diadaptasi dari kelebihan dan kekurangan roster serta gaya bermain tim lawan. Dengan defense yang baik, maka sebuah tim dapat memenangkan pertandingan hingga kejuaran.