Step Back Jumper dalam Basket - Teknik Menembak

Step Back Jumper adalah salah satu teknik mencetak angka melalui gerakan mundur satu langkah untuk mendapatkan ruang tembak dan menghindari antisipasi blok dari pemain lawan. Teknik ini merupakan salah satu teknik kelas tinggi yang bisa dilatih namun butuh keterampilan untuk mempraktikannya di pertandingan resmi.

Step Back Jumper
Steph Back Jump shot James Harden, foto: Forcasting.com
Step Back Shot biasanya dikombinasikan dengan gerakan dribble dan crossover untuk mengelabui lawan yang sedang menjaga ketat. Langkah yang diambil juga harus tepat, pasalnya jika salah langkah atau kelebihan langkah maka akan mengakibatnya travel yang merupakan salah satu jenis pelanggaran dalam permainan bola basket.

Step Back Jumpshot saat ini lebih sering digunakan dalam situasi area parimeter yang mana pemain kerap mencari ruang mundur untuk keluar dari penjagaan, serta mendapatkan point yang lebih banyak dengan melakukan step back threes. Pemain yang paling rajin dan sangat mahir melakukan gerakan ini adalah James Harden dan Steph Curry.


Harden merupakan fenomenal untuk urusan ini karena hampir sebagian besar tembakan 3-point berasal dari gerakan ini yakni dribble, step back dan pull up three. Sementara untuk bintang-bintang lain tetap mampu mengeksekusi tembakan jenis ini namun masih kurang percaya diri karena tingkat kesulitannya yang tinggi.

Tingkat Kesulitan Step Back Jumper

Melakukan step back dari area 3-point tidak akan mudah, karena selain jarak tembaknya yang sangat jauh, sang pemain juga dituntut memiliki akurasi yang baik. Umumnya pull up shooter dilakukan sejajar dengan sudut 45 derajat siku menghadap ke ring basket. Namun untuk step back ini pengaturan posisi agak sedikit merepotkan karena persiapan penentuan jarak justru dilakukan saat dribble dan menembak dari posisi yang lebih jauh.

Step back jumper juga menguras tenaga yang cukup banyak karena untuk mundur satu langkah, sang pemain terpaksa harus menghabiskan dua kali energi karena tumpuan di otot achilles semakin besar.

Apa Jadinya Jika Salah Mengeksekusi Step Back Three?

Airball, adalah yang paling sering dialami oleh shooter yang tak mampu mengeksekusi tembakan dengan akurasi dan tenaga yang tepat. Selain Airball bisa juga tembakan tersebut melenceng lebih tinggi atau tak mengenai sasaran sama sekali.

Hal lain yang menjadi bahaya jika salah melakukan teknik ini adalah cedera kaki. Baik strain, sprain dan yang lebih parah adalah torn. Gerakan step back mengubah arah dengan sangat cepat untuk menghindari penjagaan defender sehingga kelincahan kaki menjadi kunci utama kesuksesan gerakan ini.

Cara Melakukan Step Back Jumper yang Baik

Ada begitu banyak porsi latihan atau drill yang bisa diambil untuk menguasai teknik menembak yang satu ini. Jika seorang pemain mampu menguasai teknik ini, maka akan sangat sulit untuk dihentikan meskipun mendapatkan penjagaan dari pemain yang jauh lebih besar. Berikut merupakan video singkat untuk melatih gerakan step back jump shot agar anda bisa menjadi shooter sungguhan seperti James Harden dan Steph Curry